Untuk Kekasihku

June 10th, 2006

Ambang gejolak rasa
punahkan semburat resah
nan kemelam kusam
ronai wajah
entah…
mentari ini terasa terik
meski dingin menggigit sanubari
tetap menyayat telapak kaki

mengiringi jejak kelana
sinaran ini merintih menjepit perih
teriakkan lelah
Ambang gejolak rasa
redupkan kemilau permata
tenggelam dalam alam
tiada cerah
resah …
kala asmara arungi sepi
berat menepi terpisah deburan samudera
hanya desah …
jemari lentik berbisik
menisik hidup yang pelik
lirih tak ada perih
cahaya hati itulah dirimu
waktu telah membawamu pada diriku
kutemui dirimu disaat aku lusuh
engkau tetap mencintaiku

Written by kangamay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *